Kamis, 02 Juli 2009

tips mencapai orgasme

Para peneliti kesehatan sudah banyak yang mengungkapkan kalau orgasme sangat penting bagi wanita. Tidak hanya sebagai penanda kepuasaan tetapi lebih kepada faktor kesehatan fisik dan mental. Karena, jika wanita bercinta tapi sering tidak mengalami orgasme berisiko tinggi terkena myoma yang diakibatkan stagnannya aliran darah.

Selain terkena myoma, kurangnya orgasme bisa membuat pikiran dan tubuh sering mengalami stres. Orgasme terbukti meningkatkan produksi hormon estrogen dan memperlancar aliran darah di daerah organ intim. Saat mengalami orgasme, darah yang stagnan bisa mengalir dengan lancar dan membantu tubuh membersihkan bakteri patogen yang bisa menimbulkan penyakit. Jika Anda jarang mengalami orgasme, aliran darah yang tersumbat tidak mengalir dengan lancar dan bisa menimbulkan beberapa penyakit serius.
Selain wanita, pria yang jarang mengalami orgasme juga akan berdampak negatif pada kualitas hidupnya. Menurut data yang dikumpulkan peneliti dari Royal University di Belfast, Inggris pria yang mengalami orgasme secara teratur hidupnya lebih panjang daripada pria yang jarang mengalaminya. Melakukan hubungan seks secara teratur sangat dianjurkan bagi pria dan wanita. Karena akan berdampak positif bagi kondisi kesehatan, selain itu menjaga keintiman hubungan juga harus selalu dilakukan. Hal itu akan membuat Anda dan pasangan awet muda.

Enam Posisi Bercinta Favorit wanita
Setidaknya ada enam posisi bercinta yang disukai karena lebih nyaman dan berpeluang besar mengantarkan orgasme.

Pertama adalah posisi di atas. Jika perempuan meminta giliran berkendara, jangan berprasangka superior dan sejenisnya. Biasanya, karena perempuan itu dalam kondisi puncak dan penuh energi.Pada posisi ini perempuan bisa memutuskan ingin mencapai orgasme klitoris atau jelajah G-spot.

Kedua adalah posisi duduk. Gaya bercinta ini banyak dilakukan saat makan malam romantis yang ternyata kelewat bergairah.
Si perempuan duduk di kursi yang sedikit lebih tinggi sehingga sejajar dengan posisi pria berdiri saat penetrasi. Posisi bercinta seperti ini mempercepat rangsang G spot, namun juga berpeluang ejakulasi dini. Karena posisi bercinta seperti ini dilakukan bukan di tempat tidur, sensasi spontanitas lebih terasa. Apalagi jika dilakukan di tempat umum.

Ketiga Posisi klasik misionaris, alias perempuan di bawah. Posisi ini tergolong legendaris dan menciptakan kedekatan amat sangat dengan pasangan.
Posisi ini mutlak memerlukan dukungan tempat tidur nyaman. Ini adalah posisi yang memungkinkan seluruh aktifitas fisik, mencium, menyentuh, meremas, main mata dan pijatan atas bawah dapat dilakukan dalam ritme yang diinginkan.

Keempat adalah CAT atau coital alignment technique, tergolong sederhana. Pada prinsipnya seperti posisi misionaris, namun si pria memajukan badannya beberapa sentimeter, sehingga Mr Dick lebih dulu menyentuh klitoris. Si pria meluruskan kakinya dan perempuan menaik-turunkan pelvis.

Kelima adalah doggy style. Gaya ini umumnya merupakan salah satu favorit pria. Karena lebih mudah menemukan G spot perempuan. Dan dengan sedikit usaha saja, si perempuan bisa orgasme berulangkali.
Penetrasi dari samping ini bisa menyentuh G spot wanita dari berbagai sudut. Lagi pula, doggy style secara alami dapat membuat Anda dan pasangan lebih liar dalam bercinta.