Minggu, 12 Juli 2009

anatomi payudara


Anatomi

Setiap payudara terdiri dari 15 sampai 20 lobus dari jaringan kelenjar. Jumlah lobus tidak berhubungan dengan ukuran payudara. Setiap lobus terbuat dari ribuan kelenjar kecil yang disebut alveoli atau acini. kelenjar ini bersama-sama membentuk sejumlah gumpalan, mirip buah anggur yang merambat. Alveoli (alveolus dan acinus singular) menghasilkan susu dan substansi lainnya selama masa menyusui. Setiap bola memberikan makanan ke dalam pembuluh tunggal lactiferous yang mengalirkannya keluar melalui puting susu. Sebagai hasilnya, terdapat 15-20 saluran puting susu, mengakibatkan banyak lubang pada puting susu. Di belakang puting susu pembuluh lactiferous agak membesar sampai membentuk penyimpanan kecil yang disebut lubang-lubang lactiferous (lactiferous sinuses). Setiap lubang berdiameter 2-4 mm (0,08-0,16 inci). Lemak dan jaringan penghubung mengelilingi bola-bola jaringan kelenjar. Sejumlah jaringan lemak bergantung pada banyaknya faktor termasuk usia, persentase lemak tubuh, dan keturunan. Sendi tulang Cooper menghubungkan dinding dada pada kulit payudara, memberikan bentuk pada paAyudara dan keelastisannya.


Laktasi

Saat kehamilan mempersiapkan payudara untuk menyusui, hal tersebut tidak memicu produksi susu. Selama masa kehamilan, payudara biasanya menjadi lebih besar seiring dengan meningkatnya jumlah dan ukuran kelenjar alveoli sebagai hasil dari peningkatan kadar estrogen. Hal ini terjadi sampai seorang bayi telah disusui untuk beberapa hari di mana produksi susu yang sebenarnya dimulai. Untuk beberapa hari pertama payudara mengeluarkan kolostrum yang sangat penting bagi kesehatan seorang bayi. Ketika seorang bayi mulai menyusui pada puting seorang wanita, hasil perangsangan fisik menyebabkan impuls. Impuls pada ujung saraf dikirim ke kelenjar Hypothalamus di otak di mana secara bergantian memberitahu kelenjar Pituitary yang juga berada di otak untuk menghasilkan dua hormon yang disebut Oxytocin dan Prolactin. Prolactin menyebabkan susu diproduksi dan Oxytocin menyebabkan serat otot yang mengelilingi kelenjar Alveoli mengerut seperti pada otot rahim. Saat serat otot di sekeliling kelenjar alveoli berkerut menyebabkan susu menjadi keluar yang disebut sebagai "aliran" dan dapat menimbulkan sensasi dalam payudara dan menyemprotkan susu dari putingnya. Suara tangisan bayi juga dpat memicu aliran, yang memperlihatkan bagaimana produksi susu dapat dipengaruhi secara psikologi dan kondisi lingkungan sama seperti saat menyusui. Saat menyusui, foremilk, disimpan dalam alveoli dan lactiferous sinuses akan tetapi kebanyakan dari susu, hindmilk, diproduksi berdasarkan permintaan. Payudara tidak menyimpan susu, tetapi memproduksinya berdasarkan permintaan. Semakin besar permintaan, semakin banyak susu yang diproduksi. Payudara tidak bisa dibandingkan dengan botol susu.

Sensitivitas

Kepekaan pada payudara wanita terhadap ransangan berbeda pada setiap wanita. Ada beberapa wanita yang merasa payudara mereka lebih sensitif terhadap sentuhan mereka sendiri dan atau kekasih mereka di mana hanya beberapa yang tidak mengalami sensasi yang menyenangkan sama sekali. Beberapa wanita memiliki saraf sensor yang terdapat di dalam puting susu dan payudara mereka dibandingkan yang lainnya. Hubungan seorang wanita dengan payudaranya juga memiliki pengaruh pada rasa sensitif mereka. Jika ia menyenangi payudaranya dan mempunyai hubugan positif dengannya ia akan lebih terbuka terhadap perasaan fisik yang terjadi. Sebagaimana hasilnya, ia mungkin merasa perasaan tersebut dengan cara yang positif. Jika seorang wanita tidak menyukai payudaranya untuk alasan apapun, dia akan kurang terbuka dan karena itu kurang waspada atas perasaan yang mungkin mereka hasilkan. Jika ia waspada atas perasaan apapun dia mungkin akan kurang merasakannya sebagai sesuatu yang menyenangkan. Siklus menstruasi seorang wanita juga sering mempengaruhi payudaranya, banyak pengalaman dari periode dimana payudara menjadi lembut membuat setiap stimulasi seks tak dapat ditahan. sensitivitas dari payudara terhadap stimulasi mungkin berubah-ubah selama masa kehamilan dan menyusui karena perubahan fisik dan pskologis merubah perempuan alam masa ini Seorang ibu mungkin mengalami orgasme saat menyusui bayinya juga menemukan bahwa payudaranya sangat sensitif terhadap stimulasi dari pasangannya 15 menit kemudian, atau sebaliknya. Akibatnya tidak ada satu aturan yang dapat diberikan kepada wanita berkaitan dengan sensitivitas payudaranya.

Hubungan antara ransangan payudara, seksual arousal dan perasaaan terhadap alat kelamin dari beberapa pengalaman wanita menghasilkan hubungan elektris dan kimiawi seperti yang telah di sebutkan di atas. Bahkan kimiawi ini dihasilkan selama ransangan puting susu tanpa memperhatikan apakah seorang remaja atau wanita sudah pernah hamil atau menyusui sebelumnya. Hal tersebut diperlihatkan oleh fakta bahwa beberapa payudara wanita selalu memproduksi susu yang sedikit mulai saat pubertas dan oleh wanita yang menyusui bayi yang diadopsi. Jika seorang wanita sering melakukan ransangan terhadap puting susu, meransang untuk menyusui bayi yang baru lahir dengan payudaranya, ia mungkin mulai untuk menyusui. Seorang wanita tidak harus merasakan payudaranya sensitif terhadap ransangan untuk hal ini supaya terjadi. Beberapa dari respon fisik kita berpengaruh kuat dan di luar dari kendali kita.


Ukuran Payudara dan Sensitivitas

Ukuran payudara seorang wanita tidak ada sangkut pautnya dengan apakah dia menikmati rangsangan seksual yang diberikan padanya. Sejak payudara telah menjadi objek seksual dalam masyarakat barat, payudara yang besar sering dipandang lebih seksual dari pada wanita dengan payudara kecil, dan akibatnya dia diharapkan mempunyai sikap yang lebih seksual. Sayangnya,wanita yang payudaranya kecil mungkin akan merasa diabaikan oleh pasangan mereka disebabkan oleh kesalahpahaman tersebut, dan wanita dengan payudara yang besar mungkin merasa payudara mereka menerima begitu banyak perhatian. Kebalikan dari kesalahpahaman ini, payudara besar tidaklah lebih sensitif terhadap rangsangan seksual, penelitian terbaru telah menemukan bahwa wanita dengan payudara besar mempunyai sensasi puting dan payudara yang kurang dibandingkan wanita dengan payudara kecil, mungkin karena ujung syaraf didistribusikan pada daerah yang terlalu luas. Ingatlah bahwa hubungan emosinal wanita dengan payudaanya memainkan peranan yang lebih besar dalam hal apakah dia menikmati rangsangan yang diberikan pada payudaranya dibanding sensitifitas aktual mereka terhadap rangsangan fisik. Pasangan seorang wanita seharusnya berhati-hati untuk tidak mengkritik kepekaan payudaranya, atau kenikmatannya atas rangsangan payudara, yang didasarkan semata-mata pada ukurannya.


Berapa Ukuran Payudara Yang Lebih Disukai ?

Setiap orang lebih menyukai payudara yang besar, bukan? Salah. Memang betul, payudara yang besar adalah simbol seks dan mereka menerima sejumlah perhatian yang sangat besar, tetapi tidak semua disukai oleh semua orang. Setiap orang lebih menyukai payudara yang besar, bukan? Salah. Memang betul, payudara yang besar adalah simbol seks dan mereka menerima sejumlah perhatian yang sangat besar, tetapi mereka sama-sama tidak dicintai oleh semuanya. Pertama, ukuran itu relatif. Untuk beberapa orang payudara besar adalah sesuatu yang lebih besar dan AA dan bagi yang lainnya kecil adalah sesuatu yang lebih kecil dari DD. Secara matematis B/C itu rata-rata. Tentu saja di dunia pasangan kita tidak seorang pun ingin berada pada rata-rata atau dibawah rata-rata. Kita khususnya wanita, berdasarkan keberhasilan atau kegagalan mereka sebagai seorang wanita semata-mata pada ukuran payudara mereka, sayangnya kita sering menyamakan AA dengan nilai F- dan DD dengan A+. Ini disebabkan karena banyaknya salah penilaian atas wanita, dan pada diri wanita itu sendiri.

Ukuran yang mana yang betul-betul diinginkan oleh para lelaki dan para kekasih? Ini betul-betul tergantung pada masing-masing induvidu. Bertentangan dengan apa yang dilaporkan banyak majalah, kesukaan seseorang tidak berubah setiap bulannya. Satu penelitian menemukan 25 % pria yang lebih suka payudara besar, persentase yang sama lebih suka pada payudara yang kecil. 50% sisanya lebih menyukai atribut-atribut lainnya, atau tidak memiliki referensi. Beberapa tertarik pada puting wanita, khususnya saat puting -puting tersebut besar dan menonjol (ereksi). Yang lainnya menyukai wanita dengan payudara yang kecil atau tidak mempunyai perkembangan payudara, lebih dari yang anda harapkan.

Alasan, tetapi ukuran payudara seringkali sedikit penting. Kenyataanya, banyak wanita yang ditemukan rekan kerja pria saya sangat menarik dan menggairahkan yang kebetulan saja mempunyai payudara kecil. Berbicara tentang para wanita yang menurut pria-pria ini menarik, saya kadang-kadang mengetahui mereka tidak merasa mereka itu menarik karena mereka menilai kemampuan dirinya untuk disenangi hanya semata-mata pada ukuran payudara mereka. Ini bahkan benar bagi beberapa wanita yang telah membuat pria-pria berbaris untuk mengencangi mereka. Apa yang menarik pada seorang wanita adalah suatu gambaran yang kompleks dan tergantung pada masing-masing individu. Payudara yang besar sering menerima banyak perhatian, tetapi tidak terlalu penting wanita dengan payudara besar.



sumber[[photobucket.com]]
gambar:www.forumaceh.or.id

0 komentar:

Poskan Komentar