Selasa, 23 Juni 2009

RAWAN STROKE

RAWAN STROKE

Bila anda seseorang yang suka menyantap hidangan lezat tanpa kontrol,hati-hati!! Kebiasaaan ini bisa mengundang bahaya bagi kesehatan anda. Sebab,belum tentu makanan itu baik untuk kesehatan tubuh,lantaran mengandung kolesterol tinggi. Apalagi kegemeran itu tidak dimbangi dengan rutinitas olah raga. Bila hal itu terus dibiarkan,tanpa disadari tubuh anda telah menyediakan ruang untuk disinggahi penyakit mematikan,yakni STROKE.

Saat ini stroke menempati urutan ketiga di dunia sebagai penyakit mematikan setelah penyakit jantung dan kanker. Sedang di Indonesia sendiri,stroke sendiri menempati urutan puncak. Perlu diingat bahwa serangan stroke tidak hanya menyerang usia lanjut saja,namun juga di usia produktif,sekitar 35,8% orang lanjut usia dan 12,9% pada usia lebih muda. Setiap tahun diperkirakan 500 penduduk indonesia terkena serangan stroke. Sekitar 25% meninggal dunia dan sisanya cacat ringan maupun berat. Bisa dibayangkan bila dalam usia muda kita terkena stroke,maka aktivitas pasti terganggau akibat kondisi cacat yang dialami. Stroke merupakan penyakit kardiovaskular yang mempengaruhi pembuluh darah arteri yang menuju ke dan di dalam otak. Penyebab stroke antara lain karena pengiriman oksigen dan nutrisi makanan ke dan di dalam otak terganggu akibat pembuluh darah tersumbat atau pecah.

Sebagai salah satu penyebab kematian terbanyak,penyakit stroke hanya diidentifikasi dengan kelumpuhan anggota gerak yang menyerang secara tiba-tiba,serta terjadinya penurunan kesadaran. Sering sekali gejala samar dari stroke kurang diwaspadai,seperti gangguan bahasa,memori,gangguan emosi,gangguan prilaku dan dimensia pikun. Deteksi dini terhadap gejala stroke merupakan hal utama yang harus diperhatikan,karena sampai saat ini belum semua pelayanan kesehatan memiliki alat mutakhir yang mampu mandeteksi stroke. Salah satu penyebab tingginya angka kejadian stroke di Indonesia lebih disebabkan karena gaya dan pola hidup masyarakat yang tidak sehat,misalnya: kurang olah raga,gemar menyantap makanan berlemak yang kaya akan kolesterol. Belum lagi geliat kehidupan malam,clubbing,yang lekat dengan roko,serta narkoba,sehinga kerap bermuara pada serangan stroke yang dapat terjadi kapan saja.

KOLESTEROL
Jumlah kolesterol dalam jaringan kelenjar adrenalin sangatlah terbatas,kendati demikian keberadaannya mempunyai pengaruh yang sangat besar. Jika kadar kolesterol terlalu rendah,kelenjar ini akan membentuk hormon seks. Positif lainnya adalah sebagai bahan baku untuk pembentukan garam empedu,untuk meningkatkan pembuangan lemak dengan cara mengikat lemak darah sebelum diserap oleh dinding usus. Asupan lemak yang memadai justru dapat meningkatkan kemampuan tubuh membuang kelebihan kolesterol,hingga tidak menumpuk di dalam tubuh. Berdasarkan sifatnya,kolesterol itu terbagi dua.ada yang bersifat baik dan jahat. High Density Lipoprotein (HDL) adalah kolesterol yang bersifat baik,Low Density Lipoprotein (LDL) yangmemiliki sifat jahat serta bisa membahayakan bagi tubuh,dan banyak terdapat pada jenis makanan cepat saji atau junk food.
Kunci agar kolesterol tidak berbahaya bagi kesehatan adalah dengan menjaga tingkat kolesterol dalam darah. Kadar High Density Poprotein (HDL) harus selalu lebih tinggi dari Low Density Poprotein (LDP) kolesterol berbahaya. Jadi tidak semua kolesterol itu menyebabkan stroke,serangan stroke dapat terjadi keitka tubuh manusia mengonsumsi bahan makanan yang mengandung kolesterol secara berlebihan sehingga menyebabkan kandungan kolesterol dalam darah cenderung meningkat. Kolesterol dalam darah berlebih ini dapat menyebabkan penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah,yang kemudian dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Selain itu,penyebab lain terjadinya stroke adalah kebiasaan malas berolahraga,banyak minum alkohol,merokok,penggunaaan zat addictive,waktu istirahat yang kurang,serta stress yang berkepanjangan.
Patut diingat,salah satu turunan lemak ini bukanlah musuh! Sebab,zat yang terkandung dalam kuning telur,usus,otak,hati,paru,kepiting,kerang dan lain-lain ini juga penting bagi hidup kita,layaknya udara. Bila kadarnya didalam tubuh cukup,maka ia akan sangat berguna bagi tubuh. Namun sebaliknya dapat berdampak buruk apabila dikonsumsi secara berlebihan. Kolesterol seperti dua sisi mata uang logam yang berada,di satu sisi lain dibutuhkan,namun di disisi lain menjadi pencabut nyawa yang sadis. Pilihanlah yang harus anda tentukan sendiri.

0 komentar:

Poskan Komentar