Kamis, 18 Juni 2009

PENYAKIT GINJAL KRONIK

PENYAKIT GINJAL KRONIK

Seperti organ tubuh yang lain,ginjal juga memiliki peran penting bagi kelangsungan hidup manusia. Sayang,pengetahuan manusia mengenai organ itu masih sangat minim. Hingga gangguan awal pada ginjal kerap disikapi sebagai gejala penyakit biasa. Akibatnya,gejala itu berkembang jadi penyakit ginjal kronik. Kalau sudah seperi itu ,bersiapah untuk kehilangan salah satu ginjal anda.

Setiap manusia memiliki dua ginjal yang letaknya dikanan dan kiri pinggang belakang,masing-masing memiliki fungsi sebesar 50%,bila keduanya bekerja dengan baik,totalnya adalah 100%.ginjal tidak akan mengalami gangguan,kalau fungsinya belum turun sampai dibawah 10%.”ginjal dinyatakan sehat bila fungsinya mencapi 50%,bahkan dengan fungsi sebesar 25%,kita masih bisa hidup normal. Tapi ,kalau sudah turun sampai dibawah 15%,tubuh kita tidak sanggup lagi mengatasi zat-zat racun. Sebab, fungsi ginjal antara lain: mengeluarkan zat-zat CO2 dari dalam tubuh. Secara anatomi,ginjal memiliki berat 150gr,panjang 11 hingga 12 cm,lebar5-7 cm,dan tebal 2-3 cm.ginjal merupakan organ yang dibentuk dari nephron,jumlahnya 1-1,2 juta buah pada setiap ginjal. Unit itu dimulai dari pembuluh darah kapiler yang berfungsi debagai saringan (glomerulus). Meski kecil,ginjal ini sarat akan pembuluh darah. Sirkulasi darah yang terjadi didalam ginjal adalah sepertiga dari cardeo output. Kira-kira 1,2 liter tiap menit atau 1.700 liter/hari. Darah itu kemudian disaring menjadi filtrat sebanyak 120ml/menit atau 170 liter perhari ke tubulus,oleh tubulus cairan itu diproses untuk menjadi urin,sebanyak 1-2 liter perhari. Singkatnya,ginjal ini berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh,serta membuang zat-zat yang bersifat racun melalui produksi urin. Ginjal juga memproduksi hormon yang mengontrol darah,misalnya hormon erythropoitein yang membantu pembuatan sel darah merah,dan mengaktifkan vitamin D untuk memelihara kesehatan tulang.

Penyebab penyakit ginjal umumnya penyakit yang menyebabkan ginjal terganggu,misalnya: otoimun(lupus),penyakit kencing manis,hipertensi,kolesterol tinggi,paru-paru(TBC),sifilis,malaria,hepatitis,pre-ekslampsia,muntaber,pendarahan, dan luka bakar. Di indonesia,kasus yang menempati angka tertinggi sebagai penyebab kerusakan ginjal adalah infeksi saluran kencing Philio Nefritis Cronic (PNC). hal itu terjadi lantaran konsumsi obat-obatan tanpa resep dokter secara berlebihan,semisal: Jamu,obat penghilang sakit kepala dan sebagainya. Bagi mereka yang cenderung terserang penyakit ginjal,minum jamu sangat tidak disarankan,lantaran serbuk jamu dapat mengendap di saluran urin. Akibatnya kencing jadi tidak lancar,dan jangan sembarangan mengonsumsi obat tanpa resep dokter,sebab akan membuat rusak pembuluh darah serta jaringan-jaringan yang berjumlah jutaan netron dalam ginjal. Yang jadi pertanyaan,mengapa ada peminum jamu aktif tapi ginjalnya tetap sehat? Kecenderungan seseorang terkena penyakit ginjal tergantung dari faktor genetik. Ada yang kuat dan yang tidak,bagi mereka yang berpeluang terkena penyakit ginjal,sebiknya menghidari obat-obatan itu,serta makanan yang kaya akan zat asam,seperti jengkol. Bila dikonsumsi secara berlebihan,zat asam di dalam buah itu menyebabkan ginjal menjadi ciut,bahkan mendadak berhenti. Agar tidak salah kaprah,kenali penyakit ginjal. Gejala penyakit ginjal digolongkan menjadi dua: gejala akut,seperti mata bengkak,nyeri pinggan hebat,rasa sakit ketika buamg air kecil,demam dan sering buang kecil. Gejala kronik, seperti lemas,tidak nafsu makan,mual muntah,muntah,bengkak,buang air kecil berkurang,gatal,sesak nafas, dan anemia.

Lindungi ginjal anda ,penanganan pasien sekit ginjal dapat dilakukan dengan langka-langkah berikut: Periksa,diagnosa atau pengenalan dini terhadap gagal ginjal. Kontrol dan monitor progresivitas gagal ginjal.Deteksi dan koreksi terhadap penyebab gagal ginjal yang masih bisa disembuhkan. Melakukan intervensi pengobatan-pengobatan atau tindakan untuk menghambat progresivitas gagal ginjal. Hindari kerusakan tambahan pada ginjal,seperti obat atau jamu yang toksin terhadap ginjal,berikan trrapi terhadap gagal ginjal,rencanakan terapi pengganti ginjal. Dengan hidup sehat,olah raga secara teratur dan hentikan kebiasaan merokok bisa menjaga kelanggengan ginjal. Perhatikan juga kadar kolesterol anda,jaga berat badan ideal,(untuk pria lingkar perut kurang dari 90 cm,dan wanita kurang dari 80 cm). konsumsilah makanan sehat dengan menu yang seimbang,telisik juga riwayat penyakit dalam keluarga,untuk mengetahui apakah anda mewarisi penyakit ginjal. Dan yang tak kalah penting selalu minum air putih satu sampai dengan satu setengah liter setiap harinya, Periksa kesehatan tubuh anda ke dokter rumah sakit secara rutin dan berkala.

0 komentar:

Poskan Komentar