Kamis, 18 Juni 2009

HIV/AIDS

HIV/AIDS

Beberapa tahun belakangan, angka kasus endemi HIV/AIDS meningkat tajam diseluruh Indonesia. Wabah ini terutama dipicu oleh para penyaklahguna narkoba suntik dan para pekerja seks komersil. Akibatnya,resiko tertular anak muda pun semakin tinggi. Sementara itu prevalensi HIV dikalangan ibu hamil yang menjalani test masih berada dibawah 3 persen. Sayangnya data untuk penduduk secara umum masih kurang. Kenda;a utamanya adalah stigma,diskriminasi dan kurangnya pengetahuan masyarakat. Pada tahun 2003,satu pertiga remaja putri dan satu perlima remaja putra usia antara 15-2 tahun ternyata belum pernah mendengar tentang HIV/AIDS. Situasi semakin para karena obat anti retroviral sangat minim.Kecenderungan menunjukkan bahwa indonesia dalam waktu dekat akan beresiko mengalami epidemi yang lebih besar, peningkatan penularan HIV/AIDS dikalangan kelompok beresiko di beberapa daerah di Indonesia menjadi salah satu indikator potensi kenaikan yang cukup mengkhawatirkan. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit menular ini melalui pendidikan dan advokasi masyarakat menjadi hal yang utama. Tujuannya untuk mencegah penyebaran epidemi ini lebih luas lagi. Kalau tidak,maka stigma,diskriminasi dan ketidaktahuan akan tetap menjadi kendala bagi upaya penanggulangan lebih jauh.

Program HIV/AIDS bertujuan memberi pendidikan dan pencegahan bagi kaum muda dan masyarakat umum melalui berbagai cara. Misalnya melalui sekolah-sekolah,lembaga-lembaga keagamaan,klub-klub dan kelompok kepemudaan. Target utama pencegahan adalah perempuan dan pasangan mereka.tujuan utama program UNICEF adalah uuntuk mengurangi stigma dan diskriminasi yang akan disampaikan melalui advokasi dan penuyuluhan. Upaya pemberantasan HIV/AIDS dilakukan secara nasional dan menyeluruh melalui seluruh lini dengan advokasi,dialog kebijakan,mobilisasi sumber daya pengembangan material,jaminan mutu,pengawasan dan evaluasi. Disisi lain pemerintah juga sudah mengambil langkah untuk mengurangi penularan HIV dikalangan kaum muda,ibu hamil dan anak-anak yang rentan. Pemerintah juga mengadakan program pencegahan penularan ibu ke anak yang menargetkan perempuan usia produktif dan pasangan mereka.

SITUASI & DATA PENDERITA HIV AIDS
- Kumulatif Kasus AIDS SD 30 JUNI 2008..
Kasus AIDS :12686
1. Provinsi yang melaoirkan AIDS: 32 provinsi. kabupaten/kota yang melaporkan AIDS 195kab/kota.
2. Ratio kasus AIDS antara laki-laki dan perempuan adalah 3,8:1
3. cara penularan kasus AIDS kumulatif yang dilaporjakn melalui IDU 49,2%,heteroseksual 42,9%, dan homoseksual 3,8%.
4. proporsi kkumulatif kasus AIDS tertimggi dilaporkan pasa kelompk umum 20-30 tahun ( 53,46%),disusul kelompok umur 30-39 tahun (27,9 %),dan kelompok umur 40-45 tahun (7,69%)
5. kasus AIDS terbanyak dilaporkan dari DKI Jakata,Jawa Barat,Papua,Jawa Timur,Bali,Kalimantan Barat,Jawa Tengah,Sulawesi Selatan,Sumatara Barat,dan Kepulauan Riau.
- Kasus AIDS periode April sd Juni2008
1. dalam periode april sd Juni 2008 diterima laporan AIDS sebanyak 819 kasus. Data diterima dari 22 provinsi.
2. Provinsi yang paling banyak melaporkan AIDS adalah NAD (2kasus),Sumatra Utara (2 kasus),sulatra barat (30 kasus),Riau (5 kasus),Jambi(19 kasus)sumatra swlatan (10 kasus),bengkulu (9 kasus),Kep Bangka Belitung (4 kasus),DKI jakarta (47 kasus),Jawa Barat (207 kasus),Jawa tengah (33 kasus),Yogyakarta (3 kasus), Jawa Timur (66 kasus),Banten (1 kasus),Bali (90 kasus),NTB (6 kasus),Kalimantan tengah (1 kasus),sulawesi Utara (12 kasus),Su;awesi selatan (155 kasus),sulawesi Tenggara (4 kasus),Maluku (3 kasus),Papua (110 kasus),
3. Cara penularan kasus AIDS kumulatif yang dilaporkan melalui IDU 49,8%. Heteroseksual 43,8%. Dan perinatal 3,4%.
4. proporsi kumulatif kasus AIDS tertinggi dilporkan [ada kelompok umur 20-29 tahun.(51,04%),didudul kelompol umur 30-39 tahun (29,43%),dan kelompok umur 40-49 tahun (5,13%).
5. proporsi kasus AIDS yang dilaporkan telah meninggal adalh 13,4%.

0 komentar:

Poskan Komentar